Pages

Showing posts with label PENYEBAB. Show all posts
Showing posts with label PENYEBAB. Show all posts

Tuesday, March 12, 2013

Dampak Hair Extension


Halo sahabat sehat. Kami akan berbagi informasi tentang dampak hair extension . Saking tidak sabarnya menunggu rambut memanjang, sebagian orang memutuskan mengenakan hair extensions atau penyambungan rambut demi memperbaiki penampilan. Cara ini cukup ringkas untuk mendapatkan bentuk tatanan rambut yang diinginkan. Dengan harga yang terjangkau, penampilan semakin trendi.

Di balik pemakaian hair extensions, ternyata menyimpan masalah untuk kesehatan rambut dan kulit kepala. kerugian memakai rambut tambahan ini terletak pada kondisi folikel pasca-penyambungan. Folikel rambut dapat mengalami stres dan semakin menipis. Padahal, folikel ini dibutuhkan kulit kepala untuk memproduksi rambut secara alami.
Keadaan folikel yang demikian itu lantas memicu radang di lapisan terluar rambut. Maka, jangan heran, jika selanjutnya pemakai hair extensions memiliki rambut yang rapuh dan gampang sekali patah. Kondisi tersebut menjadi semakin parah ketika akar rambut tidak kuat lagi menahan beban dari rambut tambahan.
Kesehatan rambut masih akan mendapat tantangan dari pemakaian lem pada hair extensions. Kimiawi yang menjadi komposisi lem tersebut dapat merusak kesehatan alami rambut. Akibatnya, tampilan rambut asli menjadi cukup buruk saat rambut sambungan dilepas. Jadi, buat apa repot-repot memakai hair extensions bila mengorbankan kesehatan rambut? Toh, masih bisa memaksimalkan penampilan menggunakan tatanan rambut yang cocok dengan kondisi fisik Anda.

Demikianlah informasi tentang dampak hair extension yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat untuk sahabat sehat dan semoga kita tetap selalu sehat.

Makanan yang menambah stres


Halo sahabat sehat. Kami akan berbagi informasi tentang Makanan yang menambah stres.

Banyak orang yang melarikan diri dari masalah atau menghindari stres dengan makan. Saat makan, maka mereka merasa nyaman dan lupa sejenak dengan stres yang sedang dihadapinya. Hal tersebut tak salah, jika pemilihan makanannya benar.
Namun jika Anda memilih makanan yang salah, maka hasilnya adalah stres makin parah. 
Makanan pedas
Jika Anda sedang stres, maka tingkat asam lambung meningkat dan sistem pencernaan terganggu. Makanan pedas akan makin memperparah hal tersebut dan akibatnya perut jadi sakit, kembung, dan tak nyaman. Hasilnya stres Anda makin meningkat.

Minuman berenergi
Minuman penambah energi banyak sekali dijual di pasaran. Biasanya minuman jenis tersebut memiliki kandungan kafein dan gula yang tinggi. Kedua bahan tersebut dapat memperparah tingkat stres, sehingga sebaiknya tak Anda konsumsi.
Kopi
Kafein dalam kopi membuat Anda akan makin aktif dan jauh dari ketenangan. Ini makin memperparah tingkat stres Anda, dan membuat Anda sulit tidur

Makanan manis
Makanan manis adalah pelarian yang paling banyak dikonsumsi orang saat sedang stres. Misalnya cake, es krim, atau manisan. Padahal saat makanan manis itu masuk ke dalam pencernaan Anda, kadar gula dan insulin tubuh meningkat. Stres pun makin parah.
.

Demikianlah informasi tentang Makanan yang menambah stres yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat untuk sahabat sehat dan semoga kita tetap selalu sehat.

Monday, March 11, 2013

Penyebab Sering Merasa Lelah


Halo sahabat sehat. Kami akan berbagi informasi tentang Penyebab Sering Merasa Lelah. Berikut ini Penyebab Sering Merasa Lelah.

1. Kurang vitamin dan mineral

"Kondisi tubuh yang lelah bisa disebabkan oleh rendahnya zat besi atau vitamin D atau B12. Banyak ahli percaya kalau persentase yang signifikan dari penduduk AS yang kelelahan akibat dari kekurangan vitamin D. Tingkat yang lebih rendah dari vitamin D dapat menyebabkan kelemahan otot dan rasa sakit. Jika Anda seorang wanita dalam usia reproduksi, kelelahan bisa dikarenakan anemia atau kekurangan zat besi. Dan jika Anda sadar merasa kelelahan sepanjang waktu, cek ke dokter untuk memeriksakan darah. Pertimbangkan untuk mengkonsumsi multivitamin yang dapat membantu Anda dari kebutuhan harian Anda.

2. Anda sedang depresi

Penelitian menunjukkan kalau orang yang depresi mungkin empat kali lebih berisiko mengalami kelelahan. Latihan aerobik sekitar 30 menit atau lebih, tiga sampai lima hari dalam seminggu, efektif untuk mengobati depresi ringan sampai sedang dan dapat meminimalkan kantuk. Jika hal ini tidak membantu, coba bicarakan dengan dokter Anda yang mungkin bisa merekomendasikan terapi untuk meningkatkan suasana hati, seperti inhibitor pengambilan kembali serotonin selektif (SSRI). 

3. Kelenjar adrenal 

Kelenjar adrenal bertanggung jawab melawan hormon adrenalin dan kortisol. Hal ini mungkin diakibatkan oleh kekhawatiran keuangan dan sebagainya. Namun, jika Anda merasa stres sepanjang waktu, kelenjar ini akan terlalu banyak bekerja dan bisa mengakibatkan kelelahan. Untuk mengisi energi pada kelenjar adrenal Anda, Keenan merekomendasikan untuk meditasi. Buat tubuh menjadi netral kembali. 

4. Apa yang Anda makan dan minum

Kafein mungkin bisa membantu Anda jika Anda mulai mengantuk. Tapi terlalu banyak minum kopi juga bisa bermasalah.  "Dehidrasi bisa menyebabkan kelelahan. Minum setidaknya delapan gelas sehari, dan perbanyak makan makanan berserat.

5. Adanya penyakit

Ketika Anda tidak tahu lagi penyebab dari kelelahan Anda, pertimbangkan untuk ke dokter. Sindrom kelelahan kronis sering menyebabkan kelelahan intens, selain kualitas tidur yang buruk, kabut otak, dan nyeri otot. Banyak yang tidak mengerti tentang fibromyalgia dan sindrom kelelahan kronis, tetapi dokter memperkirakan kalau sekitar 14 juta orang Amerika menderita penyakit tersebut. Wanita lebih berisiko mengalami penyakit ini.
Beberapa dokter menduga kalau fibromyalgia adalah hasil dari kelainan sistem saraf pusat dan sindrom kelelahan kronis berhubungan dengan infeksi. Ahli lainnya berpikir kalau kedua kondisi ini adalah hasil dari disfungsi hipotalamus dan kelenjar hipofisis dan adrenal. 

6. Tidur

Pada tahun 2008 Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, mempelajari tentang tidur. Ada sekitar 403.981 masyarakat Amerika yang mengikuti survei responden ini. Hasil penelitian menunjukkan 12,4 persen perempuan dinilai cukup tidur dibandingkan 9,9 persen laki-laki.

Demikianlah informasi tentang Penyebab Sering Merasa Lelah yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat untuk sahabat sehat dan semoga kita tetap selalu sehat.

Penyebab Nyeri Sendi


Halo sahabat sehat. Kami akan berbagi informasi tentang Penyebab Nyeri Sendi. Nyeri sendi merupakan penyakit yang mengganggu otot/sendi. Penyakit nyeri sendi ini sebuah gejala yang bersifat tunggal dan dapat mengganggu kinerja bagian tubuh yang lain. Nyeri sendi ini gejalanya dapat dilihat dengan berbagai macam seperti tidak nyaman ketika disentuh, pembengkakan, peradangan, kekakuan, atau pembatasan gerakan. Untuk penyebab yang biasa penderita rasakan dari penyakit nyeri sendi, adalah sebagai berikut :

1. Penyakit Rematik (Rheumatoid Arthritis)
Rematik adalah penyebab paling umum nyeri sendi kronis. Berlawanan dengan pendapat umum, rematik bukanlah penyakit khas usia tua. Orang muda juga dapat terkena rematik. Penyakit rematik ini disebabkan oleh kerusakan sistem autoimun sehingga tubuh menghasilkan zat yang menyebabkan peradangan, terutama pada sendi. Bagian tubuh yang banyak terkena penyakit rematik ini adalah sendi jari tangan dan kaki dan tulang belakang. Serangan rematik membuat peradangan dan pembengkakan selaput sendi dan secara bertahap menghancurkan kapsul sendi, dan kemudian tendon. Konsekuensi pada akhirnya adalah deformasi tulang dan pembatasan gerakan.

2. Psoriatik Artritis
Arthritis ini adalah efek samping dari penyakit psoriasis. Penyakit ini dilihat dari pembengkakan yang terjadi pada setiap sendi dan biasanya rasa sakit akan dirasakan oleh penderitanya, terutama ruas jari, pergelangan tangan, lutut, tulang selangka, pergelangan kaki dan punggung bawah.

3. Osteoartritis
Osteoartritis adalah penyakit nyeri pada sendi yang bersifat degeneratif, pada umumnya penyakit ini dirasakan pada mereka yang berusia di atas 45 tahun. Pada penyakit osteoarthritis, sendi mengalami nyeri namun tidak diawali dengan peradangan. Rasa nyeri sendi biasanya terasa bila mengangkat beban dan pada awal gerakan dari posisi istirahat. Penyebabnya karena penuaan dan penggunaan terus-menerus.

4. Gout (Asam Urat)
Gout adalah hasil kadar asam urat yang tinggi dalam darah, atau biasa disebut orang penyakit asam urat. Rasa sakit tajam berada di sekitar ruas dan pergelangan kaki, penyebabnya mungkin adalah gout. Rasa sakit nyeri sendi disertai bengkak, kemerahan, dan hangat.



5. Ankylosing Spondylitis
Ankylosing spondylitis adalah salah satu bentuk artritis lainnya. Kondisi ini terutama menyebabkan nyeri dan peradangan sendi tulang belakang dan panggul, walaupun sendi lainnya dapat terlibat juga. Gejala dirasakan selama waktu tidur, setelah bangun tidur atau setelah interval tidak aktif. Pada kasus yang parah, ankylosing spondylitis dapat menyebabkan fusi tulang belakang sehingga menyebabkan membungkuk, yang dikenal sebagai kyphosis.





Demikianlah informasi tentang Penyebab Nyeri Sendi yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat untuk sahabat sehat dan semoga kita tetap selalu sehat.